2017

Berita Politik Internasional Paling Terbaru

Rusia dituduh melakukan kegiatan mata-mata di wilayah negara Swiss. Ini menjadi berita politik internasional yang sedang hangat. Ada dua kasus terkait spionase Moskow di Bern yang terungkap dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah Swiss menuntut Moskow menghentikan aksi spionase di negara Eropa tersebut. Kementerian Luar Negeri Swiss telah memanggil duta besar Rusia di Bern tiga kali pada tahun ini untuk menyampaikan kekhawatiran tentang dugaan operasi spionase yang menargetkan organisasi yang berbasis di Swiss, termasuk laboratorium yang digunakan untuk menguji senjata kimia.

“Departemen Luar Negeri Swiss telah meminta Rusia untuk segera mengakhiri kegiatan ilegal di tanah Swiss atau melawan (dengan) target Swiss,” kata Kementerian itu dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu, yang dilansir Reuters, diterbitkan oleh matamatapolitik.com, Senin (17/9).

Berita Politik Internasional
Berita Politik Internasional

Matamatapolitik.com memberitakan berita politik internasional bahwa pihak intelijen Swiss pada hari Jumat lalu mengatakan bahwa mereka telah bekerja dengan rekan-rekannya dari Inggris dan Belanda untuk menggagalkan plot Rusia yang menargetkan laboratorium Swiss. Surat kabar Swiss ;Tages-Anzeiger, dan surat kabar Belanda; NRC Handelsblad, mengatakan bahwa para agen Rusia yang dicurigai menuju laboratorium Spiez di dekat Bern. Laboratorium itulah yang menganalisa senjata kimia dan biologi, termasuk racun saraf seperti Novichok. Inggris menyatakan Moskow menggunakan racun Novichok untuk mencoba membunuh mantan mata-mata Kremlin; Sergei Skripal di Kota Salisbury, Inggris, pada Maret dan secara in absensia menetapkan dua pria Rusia sebagai tersangka serangan racun untuk membunuh Sripal dan putrinya, Yulia.

Kasus serangan racun Novichok ini memicu “perang” diplomatik antara Rusia dengan Inggris yang didukung negara-negara Barat. Kedua kubu saling mengusir diplomat “musuh” secara besar-besaran. Sementara itu Kejaksaan Swiss mengatakan mereka sedang menginvestigasi serangan siber terhadap kantor-kantor Badan Anti-Doping Dunia di Swiss. Penyelidikan kriminal diluncurkan pada Maret 2017 atas dugaan adanya spionase politik. Kejaksaan tersebut menambahkan, orang-orang yang terkait adalah pasangan yang sama yang diidentifikasi oleh dinas intelijen Swiss pada hari Jumat. Swiss menjadi sasaran spionase diduga karena menampung banyak asosiasi internasional seperti Komite Olimpiade Internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Surat kabar Swiss; Sonntags-Zeitung, pada hari Minggu mengabarkan berita politik internasional yang  mengatakan bahwa menurut perkiraan badan intelijen Swiss, satu dari empat diplomat Rusia di Swiss telah atau telah bekerja sebagai perwira intelijen. Kedutaan Rusia menggambarkan tuduhan surat kabar itu sebagai tuduhan tidak berdasar.

“Ini tampaknya upaya yang tidak masuk akal untuk memberikan pembaca pandangan bias dari (diplomat) Rusia yang bekerja di Swiss,” kata kedutaan tersebut.